
Dengan software ini kita bisa menjalankan OS di dalam OS. Maksudnya adalah kalau kita punya OS Windows XP maka di virtual Box kita bisa menginstal OS lain seperti Linux (kernel 2.6) atau Windows Vista. Virtual Box ini tidak jauh beda dengan VMware(software virtual machine), untuk lebih detilnya di http://www.virtualbox.org.
Software ini berlicensi GNU dengan kata lain software ini free. Pada saat konfigurasi software ini disarankan untuk OS Hostnya memiliki memory lebih besar. Misal kita punya 512Mb dan untuk memori OS Host kita beri 256Mb maka memory (real) yang tersisa di OS host 256Mb.
Berikut langkah-langkah installasi dan konfigurasi untuk OS host Windows XP dengan OS guest Knopix.
Dengan software ini kita bisa menjalankan OS di dalam OS. Maksudnya adalah kalau kita punya OS Windows XP maka di virtual Box kita bisa menginstal OS lain seperti Linux (kernel 2.6) atau Windows Vista. Virtual Box ini tidak jauh beda dengan VMware(software virtual machine), untuk lebih detilnya di http://www.virtualbox.org.
Software ini berlicensi GNU dengan kata lain software ini free. Pada saat konfigurasi software ini disarankan untuk OS Hostnya memiliki memory lebih besar. Misal kita punya 512Mb dan untuk memori OS Host kita beri 256Mb maka memory (real) yang tersisa di OS host 256Mb.
Berikut langkah-langkah installasi dan konfigurasi untuk OS host Windows XP dengan OS guest Knopix.
1. Download Virtual Box di sini "untuk Host Windows"..
2. Install Virtual Box. Caranya sama dengan menginstal software pada umumnya.
3. Buat Virtual Disk untuk Hardisk OS guest kita. pilih File > Virtual Disk Manager. Didalam Virtual Disk manager pilih New. Untuk OS guest Knopix 5Gb.
4. Setelah selesai membuat Virtual Disk sekarang buat OS Guestnya. Pilih New dan ikuti wizardnya. Untuk Virtual Disknya pakai Virtual disk yang telah kita buat.
5. Sekarang setting OS Guest kita tersebut. Yang terpenting adalah tentukan lokasi sumber OS guest kita. select OS guest pilih setting > CD/DVD rom > centang Mount CD/DVD-Rom.
6. Jangan setting boot order ke CD/DVD ROM. caranya Setting > General > klik tab Advance. Pilih boot order
7. Kembali ke menu utama. select OS guest kita dan klik start.
8. Sekarang kamu siap menjalankan OS Guest di Virtual Disk.
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Agar bisa sharing folder antara OS Host dengan OS Guest pada Virtual Box maka kita harus instal Guest Addition dulu.
caranya sebagai berikut (kamu dah harus instal OS Guest di Virtual Disk)
1. Ganti boot order di Virtual Box ke Disk virtual. klik setting > genereal > pilih tab advance > boot order.
2. Masih dalam setting menu, pilih CD/DVD Rom > centang Mount CD/DVD drive > ISO image file dan browse ke C:\Program Files\innotek VirtualBox\VBoxGuestAdditions.iso
3. Start OS Guest
4. Setelah masuk, buka Terminal dan ganti account ke Administrator dengan perintah SU
5. Ganti directory ke tempat CD ROM di mount
6. ketikkan perintah "sh ./VBoxLinuxAdditions.run" (tanpa tanda petik)
7. restart OS guest.
Untuk setting Folder agar bisa diakses oleh OS Guest
1. Pilih setting > Shared Folder > Add new folder. Browse folder di OS host yang ingin kamu share.
2. Sekarang masuk ke OS guest kamu.
3. Mount folder tadi ke Virtual disk kamu
caranya : ketikan di terminal “mount -t vboxsf [nama folder] [tujuan mount]“
contoh: nama folder lagu, dan ingin dimount di /media/lagu
“mount -t vboxsf lagu /media/lagu“
4. Sekarang lihat isi folder /media/lagu
5. Jangan lupa aktifkan audio di Virtual Box nya jika ingin mendengarkan lagu lewat OS Guest. Pilih setting > audio > Windows Direct Sound.
Selamat kamu telah berhasil menginstal Virtual Box dan mengkonfigurasinya.
Selengkapnya.....
Virtual Box v.1.5 - Virtual Machine 3
Diposting oleh Xtreme | 18.09 | Downloads Software, Tips and Triks | 0 komentar »Anda pasti sangat jengkel apabila komputer anda tiba – tiba berjalan begitu lambat, padahal hardware yang anda pakai sudah bagus, tetapi masih saja berjalan lambat. Hal ini disebabkan oleh banyak hal, antara lain:
* Seringnya kita melakukan install dan uninstall program atau aplikasi sehingga menyebabkan menumpuknya registry sampah dalam sistem operasi.
* Menyempitnya kapasitas hardisk yang kita pakai sebagai tempat sistem operasi.
* Adanya aplikasi yang berjalan pada saat start up (booting). Dan masih banyak lagi yang lainya.
"Lalu bagaimana caranya untuk mengoptimalkan kinerja sistem operasi?" Ada beberapa cara untuk mengoptimalkan kinerja sistem opersi, sistem operasi yang akan saya bahas dalam artikel ini adalah Windows XP. Ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk meningkatkan atau mengoptimalkan kinerja sistem operasi, antara lain :
Konfigurasi secara manual :
Anda pasti sangat jengkel apabila komputer anda tiba – tiba berjalan begitu lambat, padahal hardware yang anda pakai sudah bagus, tetapi masih saja berjalan lambat. Hal ini disebabkan oleh banyak hal, antara lain:
* Seringnya kita melakukan install dan uninstall program atau aplikasi sehingga menyebabkan menumpuknya registry sampah dalam sistem operasi.
* Menyempitnya kapasitas hardisk yang kita pakai sebagai tempat sistem operasi.
* Adanya aplikasi yang berjalan pada saat start up (booting). Dan masih banyak lagi yang lainya.
"Lalu bagaimana caranya untuk mengoptimalkan kinerja sistem operasi?" Ada beberapa cara untuk mengoptimalkan kinerja sistem opersi, sistem operasi yang akan saya bahas dalam artikel ini adalah Windows XP. Ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk meningkatkan atau mengoptimalkan kinerja sistem operasi, antara lain :
Konfigurasi secara manual :
Konfigurasi yang dilakukan secara manual tentunya memiliki resiko yang lebih besar dari konfigurasi yang dilakukan dengan otomatis atau instant, untuk menghindari kesalahan – kesalahan dalam melakukan konfigurasi manual sebaiknya anda mengaktifkan sistem restore.
Cara mengaktifkan sistem restore :
1. Klik kanan My Computer.
2. Setelah jendela Sistem Properties terbuka, klik menu tab Sistem Restore hilangkan tanda centang di menu turn off sistem restore on all drives ( biasanya sistem operasi secara default menonaktifkan menu tersebut ).
Sistem restore ini berguna apabila kita melakukan kesalahan dalam melakukan perubahan konfigurasi sistem operasi, kita dapat mengembalikannya dengan mudah sesuai dengan keadaan semula. Konfigurasi secara manual dalam mengoptimalkan kinerja sistem operasi antara lain :
• Setting msconfig klik Start > Run, kemudian ketikan msconfig pada menu run tersebut. Setelah itu pilih menu tab startup, hilangkan centang untuk aplikasi yang tidak di ikutkan pada saat proses startup. step ini berfungsi untuk meringankan kerja sistem operasi pada saat startup.
• Setting Sistem Properties Klik kanan My Computer > Properties, pilih menu tab Advance, klik tombol setting pada sub menu performance. Setelah muncul jendela performance option pada menu tab visual effects pilihlah adjust for best performance, setelah itu pilih menu tab advance pada sub menu virtual memory klik tombol change untuk melakukan perubahan kapasitas virtual memory, isikan pada nilai minimum dan maximum dengan 2 kali besar memory anda. Konfigurasi ini digunakan untuk kinerja sistem sewaktu kita bekerja dengan menggunakan lebih dari satu jendela ( program ) yang terbuka.
• Setting Sistem Service Klik kanan My Computer > Manage, pilih Service and Application > Service matikan dan set manual service yang tidak anda butuhkan ( windows automatic updates, themes dll ).
Konfigurasi secara otomatis :
Konfigurasi untuk mengoptimalkan kinerja sistem operasi dengan cara otomatis/instan di lakukan dengan menggunakan program aplikasi, diantaranya Tweak UI (software ini di sediakan oleh windows dengan licensi gratis bisa di download di http://www.microsoft.com/ntworkstation/downloads/PowerToys/Networking/NTTweakUI.asp) , Tuneup Utilities dan masih banyak lagi yang lainnya baik berlisensi freeware atau shareware.
Konfigurasi untuk mengoptimalkan kinerja sistem operasi dengan menggunakan Tweak UI :
1. Download Tweak UI dari website di atas.
2. Eekstrak software Tweak UI ke sebuah folder, misalnya ; c:\Tweak UI.
3. Install software tersebut dengan cara ; klik kanan file " tweakui.inf ", pilih install, tunggu hingga proses selesai.
4. Masuk ke Control Panel dengan cara ; kilk Start > Settings > Control Panel.
5. Klik icon Tweak UI hingga muncul jendela Tweak UI.
6. Klik Menu Tab General, di tab ini anda dapat menonaktifkan effect dari sistem yang dirasa tidak perlu dengan cara menghilangkan centang pada list effects.
7. Klik Menu Tab Paranoia, di Tab ini anda bisa mengkonfigurasi agar tidak terdapat history setelah kita menjalankan beberapa program pada Windows.
8. Klik Menu Tab IE, di tab ini anda misa menghilangkan menu – menu yang terdapat pada menu start yang anda anggap tidak perlu.
9. Klik menu Tab Repair, pada menu tab ini ter dapat option untuk memperbaiki icon, font folder, registry editor, hotkey dan temporary internet files.
Setelah konfigurasi dilakukan baik secara manual maupun automatis, reboot sistem anda. Apabila muncul error pada sistem anda setelah dilakukan konfigurasi untuk mengoptimalkan kinerja sistem operasi, anda dapat mengembalikan ke kondisi semula dengan cara menjalankan sistem restore.
Caranya :
1. Klik Start > All Program > Accessories > Sistem Tools > Sistem Restore
2. Setelah muncul jendela Sistem Restore, pilih Restore My Computer to an earlier time kemudian klik Next.
3. Pilih tanggal sebelum tanggal saat anda melakukan konfigurasi, kemudian klik next.
4. Kemudian akan muncul jendela confirm restore point selection, jika anda sudah memilih dengan benar restore pointnya klik next.
5. Biarkan proses restore berjalan hingga selesai dan sistem anda akan kembali seperti semula.
Demikian cara untuk mengoptimalkan kinerja sistem operasi, semoga bermanfaat.
Selengkapnya.....





